
Setiap pesanan atau permintaan dari klien dicatat sebagai proyek. Di dalam proyek ada tahapan produksi, misalnya potong, jahit, dan packing di konveksi, atau survei, olah data, dan serah terima di usaha jasa, lengkap dengan PIC dan target jumlahnya. Dengan begitu kamu bisa melihat posisi setiap proyek, dan karyawan bisa lapor hasil per tahapan dari HP.
1. Buat proyek baru
- Buka Proyek › Daftar Proyek, lalu klik Buat Proyek Baru.
- Pilih klien lewat Pilih Klien Terdaftar, atau klik + Tambah Klien Baru dan isi nama kontak serta No. WhatsApp-nya.
- Kode proyek dibuat otomatis.
- Isi Judul / Spesifikasi Pesanan, lalu item pesanan beserta jumlah dan harganya.
- Periksa bagian Tahapan produksi. Daftar ini sudah terisi dari template tahapan usahamu.
- Ubah, hapus, atau klik Tambah tahapan kalau perlu.
- Klik Salin dari proyek sebelumnya untuk memakai tahapan proyek lain.
- Target yang dikosongkan otomatis sama dengan jumlah pesanan.
- Klik Simpan Proyek.
2. Atur tahapan di dalam proyek
- Buka proyek itu, lalu masuk ke tab Produksi.
- Ubah PIC atau tenggat langsung di baris tahapan.
- Untuk mengubah urutan, geser pegangan ⋮⋮ di kiri tahapan. Tahapan yang sudah punya laporan tidak bisa dipindah ke depan tahapan yang belum selesai.
- Kalau proyek belum punya tahapan sama sekali, klik Terapkan Template Standar untuk mengisinya dari template.
3. Atur template tahapan
Template dipakai untuk setiap proyek baru, jadi kamu tidak perlu mengetik ulang tahapan yang sama.
- Buka Pengaturan › Template tahapan.
- Atur nama tahapan, jenisnya (ber-qty atau centang), dan PIC bawaan.
- Pakai Naikkan / Turunkan untuk mengubah urutan, atau Tambah tahap untuk menambah.
- Klik Simpan template.
Satu usaha punya satu template, berisi 1 sampai 40 tahapan. Mengubah template tidak mengubah proyek yang sudah ada.
Status proyek
Proyek berjalan dari Draf, Menunggu Persetujuan, Menunggu Pembayaran, Produksi, Menunggu Pengiriman, Sedang Dikirim, sampai Selesai (atau Dibatalkan). Usaha jasa tidak memakai status pengiriman: setelah Produksi ada Menunggu Serah Terima, lihat Serah terima hasil kerja (BAST).
- Beberapa status berubah sendiri. Contohnya, penawaran yang dikirim ke klien membuat proyek menjadi Menunggu Persetujuan, dan pembayaran DP membuat proyek maju ke Produksi.
- Di tampilan Papan, kamu bisa menggeser kartu proyek ke kolom status lain.
- Memindahkan proyek ke Produksi sebelum DP diterima perlu alasan singkat.



